Cerita Tentang Filosofi Setitik Noda Pada Mutiara

Filosofi Setitik Noda Pada Mutiara – Seorang pemuda yang beruntung, Dia menemukan sebutir mutiara yang besar dan sangat besar dan sangat indah, Itu merupakan hari yang sangat beruntung bagi pemuda tersebut. Namun kegembiraanya menghilang setelah ia mengetahui bahwa pada mutiara tersebut terdapat noda hitam kecil diatasnya. Hatinya terus berbergumam, kalau titik noda tersebut tidak ada, mungkin mutiara ini menjadi mutiara yang sangat indah didunia.

Semakin dia pikir semakin kecewa harinya. Akhirnya ia memutuskan untuk menghilangkan titip noda yang ada pada permukaan mutiara tersebut, dengan menguliti permukanan mutiara yang terdapat bintik noda. Tapi setelah dia menguliti lapisan pertama, noda tersebut masih ada, diapun segera menguliti lapisan ke duadengan keyakinan titik noda tersebut akan hilang permanen. Tapi ternyata noda tersebut masih tetap ada. lalu dengan tidak sabar, dia menguliti sepais demi selapis, sampai lapisan terakhir. Ternyata benar juga, noda pada mutiara tersebut telah hilang tetapi mutiara tersebut juga telah hilang.

Begitulah dengan kehidupan nyata, kita selalu suka mempermasalahkan hal-hal kecil sehingga merusak hal yang besar, Persahabatan yang indah bahkan bisa menjadi musuh yang hebat hanya karena sepatah kata yang tak pantas diucapkan dari mulut kita yang keluar secara tidak sengaja.

Bahkan Keluarga yang dikenal dengan hubungan tererat tiada duanya pun bisa hancur karena perdebatan kecil yang sebenarnya tak penting.

Orang selalu mempermasalahkan hal yang sepele, hal yang terpenting dan beharga dilupakan. Ada juga Pribahasa yang mengatakan “Karna Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga”. Mari belajar menerima kekurangan apapun yang ada dalam kehidupan kita, karna didunia ini tidak ada yang sempurna. Semua umat manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.