Kisah Penglihatan Baru

Pengalaman Pribadi – Pada suatu saat di dalam kereta api, seorang pemuda dan ayahnya. Pemuda itu berusia 24 tahun, yang sudah dewasa umumnya. Pada saat kereta itu jalan, pemuda tersebut melihat keluar jendela terus-terusan lalu berkata kepada ayahnya. “Ayah Lihatlah, Pepohonan tersebut sedang berlarian mengejar kereta”, Sepasang suami istri duduk dibelakang mereka. Keduanya merasa kasihan kepada pemuda tersebut. Bagaimana tidak dengan usianya, kelakuan pemuda tersebut tampak begitu kekanakan.

Namun seolah tak peduli, pemuda tadi berkata lagi “Sepertinya awan-awan tersebut sedang mengikuti kita!” kedua pasangan tersebut berkata kepada sang Ayah “kenapa Anda tidak membawa putra Anda ke dokter jiwa saja”.

Baca Juga: Kisah Motivasi Pemain Judo Dengan Satu Tangan

Kemudian sang ayah hanya tersenyum, dan berkata “Sudah saya bawa, dan sebenarnya kami ini baru saja dari rumah sakit. Anak saya sebelumnya buta semenjak kecil, dan ia baru bisa melihat dunia mulai hari ini”.

Setiap orang didunia ini mempunyai Ceritanya masing-masing, jangan terburu-buru menjudge orang sebelum tau masalany terlebih dahulu. Karena kebenaran dapat mengejutkan kita. Jangan lah selalu berprasangka kepada setiap orang terlebih dahulu, karena itu yang diajarkan cara baik unuk hidup.

Kisah Tentang Segelas Susu

Pengalaman Pribadi – Disebuah kota kecil terdapat seorang pemuda yang bernama Howard Helly, Dulunya pemuda ini sangat miskin. Ia menjual barang dari pintu ke pintu. Suatu hari, Anak laki-laki ini benar-benar lapar tapi ia tidak memmiliki uang untuk memberli makanan. Kemudian ia memutuskan untuk meminta sesuatu untuk dimakannya dengan cara meminta pada setiap rumah.

Setelah mengetuk kebeberapa pintu rumah akhirnya ada seorang wanita muda yang cantik membukakan pintu tersebut, Pemuda tersebut kehilangan keberanian dan akhirnya dia hanya meminta segelas air putih, ia sangat malu meminta makanan pada wanita muda tersebut. Kemudian wanita itu memberikannya Segelas Susu, dan pemuda tersebut minum dengan cepat.

Kemudian Pemuda tersebut menanyakan berapa banyak dia berhutang. Tapi wanita muda cantik itu hanya tersenyum dan mengatakan bahwa ibunya telah mengajarinya untuk saling tolong menolong kepada orang yang membutuhkan pertolongan. Dan ia tidak pernah mengharapkan imbalan apapun.

Lalu pemuda tersebut meninggalkan rumah wanita tersebut dengan perut penuh dan hati yang penuh kekuatan untuk terus bekerja keras dan melanjutkan pendidikan yang ia jalani. Setiap pemuda tersebut mengalami patah semangat dalam kehidupannya, ia selalu teringat pada wanita itu, Seseorang yang telah memberikan motivasi hidup tentang keyakinkan dan ketabahan pada dirinya.

Baca Juga: Makna Dari Wortel, Telur dan Kopi Dalam Kehidupan

Setelah bertahun-tahun ia lewati. Disebuah kota besar, seorang ahli bedah ternama Dr. Howard Kelly dipanggil untuk berkonsultasi dengan seorang wanita tua yang menderita penyakit langkah. Ketika wanita tersebut mengatakan kepadanya nama kota kecil dimana ia tinggal, Dr.Kelly merasa memory yang samar muncul dalam pikirannya. Kemudian, secara tiba-tiba Dokter itu tersadar. Dia adalah wanita yang memberinya segelas susu bertahun-tahun yang lalu.

Lalu Dokter tersebut meneruskan Konsultasi dengan menyediakan wanita tersebut perawatan yang terbaik dan memastikan dia mendapatkan perhatian khusus. Bahkan, ia mengerahkan seluruh kemampuannya sebagai seorang dokter untuk menyelamatkan hidup wanita parubaya tersebut.

Beberapa lama kemudian setelah perawatan penuh dirumah sakit dengan melalui berbagai perawatan, akhirnya wanita tersebut siap untuk kembali kerumah. Wanita itu sangat khawatir karena akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan pembayaran biaya perawatan selama dirumah sakit. Penyakit serius yang dideritanya dan lamanya ia tinggal dirumah sakit. Namun saat menerima surat tagihan, ia menemukan bahwa Dr.Kelly telah membayar seluruh tagihan dan melunis sebuah catatan untukya yang menyatakan “Segala Macam Biaya Sudah Dibayar Lunas Dengan Segelas Susu”

Cerita Motivasi Jangan Seperti Kepiting

Cerita Kisah – Memancing kepiting? Gampang kok, Dengan sebuah batu kerikil, diikat dengan tali kemudian di kaitkan diujung batang kayu. seperti alat pancing, lalu diletakan disekitar kepiting yang mau dipancing. Kerikil tersebut disenggol-senggolkan ke tubuh kepiting sehingga kepiting tersebut menjadi marah. Sangking marahnya kepiting akan menjepit kerikil tersebut dengan kencang, setelah itu tinggal kita angkat deh pancingnya.

Selanjutnya kepiting dimasukan kedalam panci yang berisi air mendidih kemudian secara otomatis akan melepas jepitannya tersebut, kemudian tinggal di santap deh.

Kenapa kepiting mudah di tanggkap? dia selalu mudah marah saat di ganggu. Kemarahan sering kali tidak memberi hasil yang efektif, selain “Rasa Puas Sesaat” bagi yang menjalankannya, dan “Rasa Penyesalan Berkepanjangan”.

Baca Juga: Kisah Motivasi Seorang Pak Tua

Sangat mustahil kita bisa marah dengan bijaksanan. Banyakan malah marah dengan membabi buta & sekedar melampiaskan emosi. Hal tersebut tidak akan menyelesaikan masalah, malah justru memperbesar masalah.

Agar kita tidak mudah terperangkap dalam kemarahan, yang akan mengakibatkan kerugian pada diri sendiri, cobalah menghindar dari kemarahan yang tidak perlu, tahan emosi, alihkan perhatian. tarik nafas dalam-dalam dan setelah itu tersenyumlah, masalah dapat terhindar dengan sendirinya.

Kisah Motivasi Seorang Pak Tua

Pengalamam Pribadi – Pada Sore hari ketika saya hendaknya ingin pulang kuliah tiba-tiba hujan lebat pun turun, disaat itu kebetulan saya tidak membawa jas hujan. Saya melihat sebuah warung yang ramai dengan orang yang sedang berteduh. Tanpa pikir panjang saya langsung menepikan moter saya dan berteduh dibawah terpal kuning dan saya duduk disamping Seorang Pak Tua yang memakai jas hujan lengkap bewarna kuning, ternyata pak tua tersebut merupakan yang mempunyai warung disamping jalan raya tersebut.

Pada saat itu jarak kami sangat dekat, sayapun merasa tidak enak dan akhirnya sayapun memulai pembicaraan dengan pak tua tersebut. “Hujannya lebat sekali ya pak” Menyapa orang tua tersebut. “Iya mas,, Maklumlah masih bulan hujan mas,, Mas mau kemana? Musim Hujan begini kok ga bawa jas hujan?, “Saya ini mau pulang kekomplek pak baru nyeselain kuliah hari ini.” Pak tua: Ow, begitu.. Musim hujan begini kalau naik motr hati-hati mas,” Dalam hati rendah hati sekali bapak ini, meski dilihat dari tampilan nya sederhana sekali tapi memiliki hati yang baik sekali padahal baru pertama jumpa dan mengenal, beliau menasehati saya untuk berhati-hati sewaktu mengendara disaat musim hujan. “ooh ia pak, makasi ya pak atas nasehat nya.”ujar saya. Pak tua : iya dengan nada yang lembut.

Baca JugaCerita Tentang Filosofi Setitik Noda Pada Mutiara

Berselang tak lama kemudian datang lah seorang pelanggan lain yang nampaknya sudah mengenali pak tua tersebut, kemudian mereka berbincang dan pembeli ini langsung memesan makanan. Setelah memesan makanan yang diinginkan pembeli tersebut bilang kepada pak tua tersebut dengan nada yang lelah “Wah. Musim kok hujan terus begini ya pak, mau beraktifitas pun males jadinya ya pak,,?. Kemudian pak tua berkata “iya pak, tapi mau bagaimana lagi? emang sudah musimnya hujan kok..” Setelah selesai melayani pembeli tersebut, beliau pun duduk kembali disebelah saya seperti semula dan kemudian beliau bertutur kepada saya “Mas lihat sendirikan?

Begitu banyak orang yang mengeluh ketika turunnya hujan, Padahal hujan kan pemberian TUHAN. Ya kan? Bagi kami para pedagang kaki lima seperti saya ini hujan merupakan keberkahan tersendiri. Karena dengan turunnya huja banyak pengguna jalan yang datang kesini sekedar utuk minum Teh dan menanti redahnya hujan, Begitu juga masyarakat sekitar sini, mereka datang ketempat saya untuk membeli beberapa makanan yang saya sediakan, seperti Gorengan, Jahe Angget, Teh Hanggat, Rokok dan lainnya.

Pada Musin Hujan barang dagangan saya lebih cepat laku dari pada musim laiinnya, Mas bisa lihatkan? Hanya tersisa beberapa gorengan saja di Meja, Biasanya jam segini dagangan saya masih banyak Mas. Kalau bisa kita itu jangan suka merasa TUHAN itu tidak adil karena sebenarnya ada kebahagiaan yang TUHAN sediakan ketika kita sabar dalam menghadapai cobaan. Seperti saya ini? dulu saya buka warung ini, saya sering merasa TUHAN itu tidak adil, karena waktu dulu jualan saya belum begitu laku, terkadang saya berfikir, Kenapa ya kok saya yang mencari nafka untuk keluarga dengan jalan yang halal justru sedikit pemasukan, sedangkan di Tv-tv banyak sekali orang-orang kaya ber-uang Miliyaran walaupun dengan cara yg salah seperti korupsi dan suap?

Tapi itu dulu mas, setelah beberapa hari saya berusaha untuk iklas dan sabar akhirnya saya bisa berfikir jernih, cepat lambatnya banyak orang yang berkunjung kesini sehingga firasat buruk saya sedikit demi sedikit hilang. Saya pun bahagia sekarang meskipun tak seberapa uang yang saya dapatkan, saya tetap bahagia karena dagangan saya laris, apalagi Musim hujan seperti ini,,”

Saya: “Iya ya pak, Bapak benar sekali. TUHAN memang tidak pernah tidak adil dengan umatnya, ..hehehe” jawabku sambil tersenyum pada pak tua itu. Tak terasa hujan pun sudah reda, Lalu saya bergegas pulang dan membayar makanan yang ku pesan tadi. lalu saya mengucapkan terima kasih ya pak, pak tua: “Iya mas silahkan”.

Kemudian saya berfikir begitu banyak pelajaran yang saya dapat kan hari ini, benar kata pak tua tersebut. Terkadang kita memang merasa tidak ikhas dengan Takdir TUHAN. Bila kita jalanin dengan iklas dan sabar, kita juga akan merasakan kenikmatan dibalik semua itu.

Kisah Tentang Terbelenggunya Pikiran Manusia

Pikiran Terbelenggu – Kisah dari seekor belalang yang malang terkurung dalam suatu kotak. suatu hari ia dapat keluar dari kotak yang mengurungnya sangat lama tersebut, betapa gembiranya belalang itu setelah bisa keluar dari kotak itu sangking gembiranya ia melompat-lompat menikmati kebebasannya.

Di suatu tempat ia bertemu dengan belalang lainnya, namun dia heran mengapa belalang tersebut dapat melompat dengan sangat tinggi melampaui dirinya. Sangking penasarannya ia pun bertanya, “Mengapa kau bisa melompat tinggi dan lebih jauh dariku, padahal kita berasal dari spesies yang sama dan memiliki ukuran tubuh yang tak jauh beda”, namun belalang tersebut menanyak kembali dengan pertanyaan “Selama ini kau tinggal dimana? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan”.

Saat itulah belalang tersebut sadar bahwa selama ini kotak tersebut yang membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.

Sering kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman, tradisi, dan semua itu membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang memetahkan potensi kita.

Tahukah Andah bahwa gajah yang sangat kuat bisa diikat hanya dengan tali yang terikat pada pancang kecil? Gajah sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada ‘sesuatu’ yang mengikat kakinya, padahal ‘sesuatu’ itu bisa jadi hanya seutas tali yang tipis.

Kita sebagai manusia mampu untuk berjuang, tidak mudah menyerah dengan apa yang kita alami. karena itu, teruslah berusaha dalam mencapai segala aspirasi positif yang ingin kita capai. sakit sih memang apa lagi lelah, tapi jika sudah sampai di puncak kita akan merasakan kebebasan dan pengorbanan yang kita jalani selama ini akan terasa sepadan ataupun terbayar. Pada dasarnya kehidupan kita akan lebih baik jika hidup dengan pilihan diri kita sendiri bukan yang ditentukan pilihan orang lain.